Site icon Mas Mimin

Es Tape Ketan Hijau + Espresso: Perpaduan Unik atau Bencana? Sebuah Catatan ‘Ndak Bahaya Ta?

A steaming cocktail with a bright green minty bottom and a tag tied to the rim, placed on a bar beside a laptop showing code in the background.

#image_title

Waktu itu tahun 2013 dimana saya belum mengenal kopi dan kafe tidak semarak hari ini, ketika tulisan ini di tulis kafe dan kopi sudah begitu menjamur. Bahkan selang berapa km kafe begitu berjibun. Tidak sulit untuk mendapatkan secangkir kopi yang nikmat, es kopi susu, es kopi macha, es kopi kekinian, atau ada yang pernah coba es kopi dengan jus tape ketan hijau?

Ya itu pengalamanku ketika saat itu belum tau apa itu kopi dan apa manfaat dan efek samping. Di suatu tempat malam itu kafe yang baru dan suasananya sangat bagus, berdua bersama teman laki laki (kami masih normal ya hahah) di tlaktir ngopi.

Di tanya mau kopi apa? bingung saya karena ndak paham, saya pesan lah espresso, padahal ndak tau apa itu espresso. Datang lah pesanan saya, kok kecil, kok dikit, kok pahit, ndak ada nikmat-nikmatnya,

Langsung sama teman di tawar jus po? ya boleh,

Jus apa? (langsung di kasih saran jus tape po?) saya jawab ya boleh

Datanglah pesanan nya, jus tape ketan hijau es pula (segar di minum)

Langsung tanpa ba bi bu, seruput espresso dikit, minum jus tapie, gitu terus di ulang sampai habis, rasanya memang nikmat, hapis pahit terbitlah manis, seperti kehidupan, kadang setelah pahit pahitnya hidup, kadang manisnya datang belakangan hehehe.

Waktu minum tidak terjadi apa-apa, normal normal saja, tapi setelah berganti hari paginya……

Apa yang terjadi?

Sudah pasti bisa di tebak saya bukan superman, tepar terkapar 1 minggu diare. Tidak paham kopi, cairan asam di campur alkohol dari fermentasi ketan, rasanya wow sekali di perut, kruwes-kruwes tanpa henti selama 1 hari, akhirnya periksa ke dokter, di tanyalah sama dokter.

Kenapa mas? ku jawab diare dok,

Makan apa kemarin? Minum kopi espresso sama jus tape ketan ijo dok, (dokternya ketawa), untuk ndak di ber candain, mau bunuh diri mas? hahahaha

Dikasih obat selang beberapa hari alhamdulillah berangsur membaik.

“Ndak Bahaya Ta?” Jawabannya: Bahaya!

Apakah anda mau coba?

Protokol Penyelamatan (Jika anda mencoba hahaha) segera lakukan langkah darurat:

  1. Gerojok Air Putih: Untuk mengencerkan kadar asam di lambung. Bukan di grojok untuk mandi ya hahaha

  2. Minum Susu atau Antasida: Susu bisa membantu menetralkan pH (sebagai buffer alami). ingat susu sapi saja jangan susu yang lain, hahahaha

  3. Jangan Ditahan: Kalau merasa mual, itu cara tubuh mengeluarkan “bug”. Jangan dipaksa menahan jika tubuh ingin membuang racunnya melalui sistem sekresi. lepas kan lepaskan hahahaha

  4. Kasih Jeda (Cooldown Time): Jangan diminum bersamaan. Berikan jeda minimal 2-3 jam antara makan tape dan minum kopi agar lambung punya waktu menetralisir suasana.

  5. Isi “Base” Dulu: Jangan pernah mencoba eksperimen ini saat perut kosong. Pastikan sudah makan makanan padat agar ada lapisan pelindung di lambung.

  6. Dengarkan Tubuh: Kalau setelah seteguk dua teguk jantung mulai berdebar atau perut terasa panas, STOP! Jangan diteruskan hanya demi konten.

Itu tadi sekelumit pengalaman ngopi yang paling berkesan selama hidup saya, dan awal 2023 sudah mulai ngopi lagi, tapi ngopinya naik level, kopi pahit, kenapa naik level? ya kopi yang bagus itu adalah kopi pahit. Mari ngopi “Minum dan Tersenyumlah” kopihasan.com

 

Exit mobile version